Topik Terbaru

Apa beda PPC dan PTC? Mana yang LEGAL dan ILLEGAL?

PPC (Pay Per Click) 

Pay Per Click artinya membayar sebanyak klik . PPC  adalah jenis iklan yang legal dan aman. Jenis Iklan ini diijinkan oleh Google Adsense. Anda tidak perlu khawatir apabila memasang iklan PPC dimana-mana. Banyak sekali media menyediakan iklan PPC, seperti Google Adwords, Kaskus Ads, Facebook Ads, Klik Saya, dan lain sebagainya. Bahkan hampir semua media publisher menyediakan sarana untuk advertiser juga.

Bentuk iklan ini ada dua macam, yakni Pay Per Click dan Pay Per Impression. Namun Jarang sih saya dengar orang mengkategorikan PPI, hanya saja ketika Anda memasang iklan melalui form, Anda akan diberi pilihan memasang iklan dengan membayar sebanyak yang di klik oleh user atau membayar iklan sebanyak impresi nya alias tampilan banner iklan tersebut pada halaman pengunjung. PPC biayanya lebih mahal. Sepanjang iklan Anda belum di klik oleh user, maka Anda tidak dipungut bayaran. Harga per klik biasanya antara Rp. 600 hingga $10 tergantung dari jenis iklan dan di negara mana Anda membuat iklan. Anda bisa membuat limit investasi  berdasarkan jumlah klik tersebut. Sedangkan PPI dibayar berdasarkan berapa jumlah tampilan yang Anda inginkan, apakah 1000 Page Views, 2000 Page Views, dsb. Tarif dari Page Impression ini  antara 10.000 impresi/Rp. 10.000 hingga 10.000 impresi /$50 tergantung jenis iklan dan di negara mana Anda membuat iklan.  Tapi catet, ini impresi yang muncul di penyedia iklan, bukan impresi yang datang ke website Anda.

 

PTC (Pay To Click)

Pay to Click artinya membayar untuk mengklik. Sudah jelas tujuan dan artinya yakni Anda menginstruksikan orang untuk mengunjungi website atau iklan Anda.  Tentu saya PTC jauh lebih mahal  dibandingkan PPC dalam tanda kutip “apabila pengunjung yang Anda harapkan adalah target market  dari website Anda” , namun pada kenyataannya banyak sekali  PTC murah dan jauh lebih murah dari PPC karena pengunjung yang dikirim bukanlah target market alias “petugas pengunjung” saja. Apalagi PTC yang Anda beli berasal dari negara yang pengunjungnya memiliki nilai mata urang rendah dibandingkan mata uang Amerika. Jika Anda memiliki investasi Rp. 100.000, Anda bisa mendatangkan 20.000 pengunjung dari Cina atau hanya 5000 pengunjung dari Amerika atau hanya 1000 pengunjung Amerika yang ditargetkan sebagai konsumen.  Sehingga jenis PTC ini menjadi berbagai macam.

Menggunakan PTC sebagai traffic, jelas tidak legal apabila ditujukan untuk meningkatkan Page Views website Anda untuk menipu laporanpada Google Adsense. Namun tidak ada kata ilegal untuk membeli PTC mana saja bagi website Anda tanpa adanya pihak ketiga seperti Adsense, Chitika dan media mana saja yang mengikat website Anda untuk mengikuti peraturan mereka.

untuk mengetahui PTC yang aman dan tidak, tunggu posting berikutnya… silahkan CTRL D dulu.

– Caprivhia

Jual paket Traffic Murah bukan robot, aman adsense

About caprivhia

Terima kasih sudah mengunjungi Caprivhia.com. Untuk kembali lagi ke website ini silahkan bookmark (CTRL D). Jika menurut Anda tulisan saya bermanfaat, silahkan di share melalui menu SHARE. Thanks to follow my twitter @caprivhia and my Facebook Page. Salam, Caprivhia

Leave a Reply