Topik Terbaru

Web Study 3: Apa yang Dimaksud dengan Plugin, Widget dan Theme pada WordPress dan Kegunaannya

Bahasan saya tentang judul diatas pernah saya tanyakan pada mbah Google sebelum saya bisa membuat sebuah blog di WordPress. Dan sebelum itupun, saya pernah membayar hosting dari webjadi dan mengutak-atik sendiri plugin, widget dan theme tanpa tahu sama sekali apa yang sedang saya obok-obok. Makanya di Web study awal ini saya bagikan kepada Anda secara sederhana mengenai ilmu yang saya cari dan saya dapatkan jawabannya. Untuk memulai sebuah blog di WordPress, sebaiknya Anda tahu tentang ketiga hal berikut:

 

1. Plugin

Plugin itu terdiri dari kode-kode yang dibuat programer ke dalam sebuah  file yang bertujuan menjalankan sebuah fungsi dalam website. Apakah fungsinya membuat sesuatu, fungsi  menampilkan sesuatu, fungsi menjalankan sesuatu, fungsi mencari data, fungsi memindahkan data dan berbagai fungsi lainnya.  Plugin merupakan sebuah sistem atau program yang dibuat untuk menyuport program utamanya. Dengan plugin inilah sebuah blog bisa menampilkan galery, menampilakn video, menampilkan desain-desain lain selain dari standar blog yang hanya menampilkan posting tulisan kita.

Pada WordPress, jumlah plugin yang tersedia ada ribuan. Karena plugin ini juga diciptakan oleh programer lepas secara gratisan.  Bahkan untuk satu fungsi misalnya menambah menu “contact” di blog kita; tersedia puluhan plugin yang bisa kita install dari menu plugin yang ada. Tapi tentunya tidak semua plugin yang ada harus kita install. Kita cuma butuh satu plugin “Contact” saja untuk menu blog kita. Setiap plugin “Contact” akan menawarkan  desain dan model yang berbeda. Anda tinggal baca satu persatu., tapi dalam bahasa Inggris lho..

Ini contoh beberapa Plug in yang saya gunakan berikut  fungsinya:

  • 1 Flash Gallery >> untuk menampilkan sebuah galery image dalam satu slideshow.
  • AddToAny: Share/Bookmark/Email Buttons >> untuk membagikan postingan ke facebook, twitter dan social network lainnya.
  • Contact Form 7 >> untuk menambah menu contact di menu utama, sehingga siapa saja bisa langsung mengirim email dari website tsb.

Dsb.

 2.  Widget

Nah, untuk yang satu ini agak sulit saya terangkan. Kalau dicari d Google-pun, penjabarannya seperti buku dan bahan mata kuliah, kira-kira begini;

“Widget adalah aplikasi kecil yang dapat diinstal dan dieksekusi dalam halaman web oleh pengguna akhir serta memungkinkan pengguna untuk mengubah konten pribadi ke dalam aplikasi web dinamis yang bisa dibagi pada website dimana kode dapat diinstal. Widget biasanya dibuat dalam DHTML, JavaScript, atau Adobe Flash. Widget dapat dipandang sebagai aplikasi download yang terlihat dan bertindak seperti aplikasi tradisional tetapi diimplementasikan dengan menggunakan teknologi web termasuk JavaScript, Flash, HTML ,CSS. Serta penggunaannya tergantung pada web API”

Buat saya, bahasa seperti diatas malah bikin pusing karena saya bukan sarjana IT, saya Sarjana Ekonomi. Bahasa sederhana dan pemahaman saya adalah sebagai berikut:

Widget adalah sebuah media yang berguna sebagai sarana menyusun dan mengatur plugin yang sudah terpasang pada website.

Misalkan kita tadi memasang plugin “contact” dari Contact Form 7, maka di dalam file kita sudah tersedia folder Contact Form 7 yang isinya beberapa file Contact Form 7 extention php, css, html, dll untuk menampilkan menu contact. Jika kita ingin menampilkan menu “Contact” tersebut di blog kita maka kita bisa mengeser sebuah gambar/tombol ke dalam kolom kanan/kiri atau bawah , tergantung dimana kita mau meletakkan fungsi tersebut.  Kalau namanya contact sih, bukan di kolom… tapi fungsi plugin lainnya bisa saja kita taruh di sidebar (sisi/ kolom). Semua plugin yang sudah kita install tadi akan tersedia widgetnya di sisi available widget pada WordPress.

 

3. Theme atau Tema

Topik ketiga ini bisa kita artikan ke dalam bahasa Indonesia dan lebih mudah dimengerti, yakni Tema. Apa itu tema? Apa yaa? Ayo mikir!

Tema adalah desain, bentuk, pondasi, kerangka dari sebuah website. Tema bisa sangat sederhana dan bisa sangat sulit, namun intinya, tema akan menawarkan desain yang menarik dengan berbagai model yang bisa kita aplikasikan pada software website kita. Bisa diapllikasikan di WordPress, Joomla, blogspot, dsb. Standar desain  dari tema adalah mengubah menu, header,  sidebar, footer, dan plugins. Ada beberapa tema yang sudah memasang plugin sendiri.

Beberapa tema Worpress sudah tersedia pada saat kita menginstal software nya. Jika ingin mengganti tema lain, Anda bisa mendapatkannya dari penyedia tema yang gratis maupun yang bayar. Tema di desain menurut fungsinya, dan biasanya dikelompokkan seperti demikian. Misalnya ada tema yang mendukung blog travel, tema yang mendukung blog e-commerce atau toko online, tema yang mendukung catatan harian atau blog biasa, tema yang mendukung web fotografi, dll. Berikut contoh beberapa tema yang mendukung Worpress. Dan jika ingin mendownload tema-tema wordpress, juga akan saya sajikan di menu download website ini. Biasanya iklan google dihalaman ini juga menyajikan link ke tema-tema gratis lainnya.

 

Theme from http://www.templatelite.com/themes/

Metro Brisbane

Metro Brisbane

Guidebook Gold Coast

Guidebook Gold Coast

Diary Sydney

Diary Sydney

Destination

Destination

Fabulous Las Vegas

Fabulous Las Vegas

Beach Gold Coast

Beach Gold Coast

Grunge London

Grunge London

Calendar New York

Calendar New York

Brochure Melbourne

Brochure Melbourne

 

 

Theme from http://www.web2feel.com/

Ebuy

 

Faith

 

Gears

 

Hector

 

Avenue

 

Boxoffice

 

Diavlo

 

Carmen

 

Incoming search terms:

  • apa yang dimaksud dengan plugin (45)
  • Widget adalah (42)
  • arti widget (29)
  • arti widget adalah (12)
  • apa itu tema (3)
  • widget artinya (3)
  • maksud plugin (3)
  • maksudnya plugin pada software itu apa (2)
  • arti plugin (1)
  • apa arti tema (1)

About caprivhia

Terima kasih sudah mengunjungi Caprivhia.com. Untuk kembali lagi ke website ini silahkan bookmark (CTRL D). Jika menurut Anda tulisan saya bermanfaat, silahkan di share melalui menu SHARE. Thanks to follow my twitter @caprivhia and my Facebook Page. Salam, Caprivhia

Leave a Reply